Sabtu, 10 Juli 2010

STMJ

Pagi ini aku baru saja melihat sekilas ustadz Arifin Ilham di tv. Beliau menyebutkan tipologi nafsu yang terkenal itu. Nafsun ammarah bis-su', nafsun lawwaamah, dan nafsun muthmainnah. Ketika sampai pada tipe kedua, nafsun lawwamaah, beliau menyebutkan STMJ, shalat terus maksiat jalan.
Tiba-tiba aku merasa tertembak dengan istilah ini.

'Aku banget', kataku..
Nafsun muthmainnah itu terasa seperti jauh dariku..
Aku seperti jalan di kegelapan, melihat cahaya dari kejauhan. Cahaya itu kadang mendekat, kadang menjauh. Cahaya itu indah berpendar, menarik siapapun yang melihatnya, tapi terasa sulit untuk menggapainya.Suatu saat aku menikmati kegelapan di sekelilingku hingga terlupa akan cahaya itu. Cahaya itu semakin samar.
Cahaya itu...
Pergi.
Aku meninggalkan cahaya itu.
Aku hilang di kegelapan.
Aku merindukan cahaya itu.
Meski gelap, aku tetap melangkah pergi, menjauh dari kegelapan, menuju cahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar