Jumat, 12 Maret 2010

sibuk

Sebenarnya, kita terlalu disibukkan oleh hal-hal yang sebenarnya tidak perlu, tidak penting, tidak esensial.
Tapi, seakan tiada manusia lain selain kita dan kepentingan kita yang tidak penting~ kita mendahulukan kepentingan pribadi dibanding kepentingan publik.
Beberapa alasan pun dipakai.
Kultus bagi individu-individu yang sibuk, rapat-rapat yang menyibukkan para karyawan, cafe-cafe yang sibuk...
Sibuk, kata yang menyakitkan...
Maaf, saya sibuk...
Rabi'ul Awal 26

Tidak ada komentar:

Posting Komentar