Rabu, 01 Juli 2009

Kita dan Latah

Latah adalah kebiasaan meniru sesuatu, biasanya perbuatan, perkataan, tren, atau hal-hal yang terlihat oleh mata.


Latah biasanya tercipta dari bawah sadar, tanpa kita nyana dan ngeh, kita memang cenderung untuk latah.


Kenapa latah? Banyak tujuannya. Agar tercipta imej 'keren', karena mengikuti tren. Agar tidak 'out-of-date' atau ketinggalan zaman. Dan alasan-alasan lainnya.


Jujur, saya melihat fenomena beberapa penamaan tempat, baik itu perumahan, pertokoan, pusat kegiatan, atau apapun itu yang disertai dengan istilah luar, yang saya maksud di sini british, adalah kelatahan tersendiri yang unik dan menggelitik.


City, square, town, grand, international, center, dan istilah-istilah asing lainnya. Apa maksud dari penamaan ini? Apakah dengan memakai label itu telah menjamin kualitasnya?


Mungkin dengan seenaknya generasi sekarang memberikan nama-nama itu, tapi lihatlah efeknya beberapa tahun ke depan. Akan lahir generasi yang hidup di timur, tapi lebih kebarat-baratan dalam gaya hidupnya. Atau mungkinkah, kita adalah generasi tersebut?





Tidak ada komentar:

Posting Komentar